Thursday, September 4, 2008

Kebahagiaan Diperoleh Dari Memberi

ini ada sebuah cerita menginspirasi yang diperoleh dari seorang teman.

Kisah ini bercerita tentang seorang wanita cantik bergaun mahal yang mengeluh kepada psikiaternya bahwa dia merasa seluruh hidupnya hampa tak berarti.

Maka si psikiater memanggil seorang wanita tua penyapu lantai dan berkata kepada si wanita kaya," Saya akan menyuruh Mary di sini untuk menceritakan kepada anda bagaimana dia menemukan kebahagiaan. Saya ingin anda mendengarnya. "

Si wanita tua meletakkan gagang sapunya dan duduk di kursi dan menceritakan kisahnya:"OK, suamiku meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anak tunggalku tewas akibat kecelakaan. Aku tidak punya siapa-siapa. aku kehilangan segalanya. Aku tidak bisa tidur, tidak bisa makan, aku tidak pernah tersenyum kepada siapapun, bahkan aku berpikir untuk mengakhiri hidupku. Sampai suatu sore seekor anak kucing mengikutiku pulang. Sejenak aku merasa kasihan melihatnya.

Cuaca dingin di luar, jadi aku memutuskan membiarkan anak kucing itu masuk ke rumah. Aku memberikannya susu dan dia minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kakiku dan untuk pertama kalinya aku tersenyum.

Sesaat kemudian aku berpikir jikalau membantu seekor anak kucing saja bisa membuat aku tersenyum, maka mungkin melakukan sesuatu bagi orang lain akan membuatku bahagia. Maka di kemudian hari aku membawa beberapa biskuit untuk diberikan kepada tetangga yang terbaring sakit di tempat tidur.

Tiap hari aku mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada setiap orang. Hal itu membuat aku bahagia tatkala melihat orang lain bahagia. Hari ini, aku tak tahu apa ada orang yang bisa tidur dan makan lebih baik dariku. Aku telah menemukan kebahagiaan dengan memberi."

Ketika si wanita kaya mendengarkan hal itu, menangislah dia. Dia memiliki segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang namun dia kehilangan sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.

wassalam

Rery Indra
TNM-E20

Menjadi Ikhlas

Banyak diantara kita terjebak dengan kata ikhlas, sehingga mereka menjadi pasrah, pasrah dan ikhlas memiliki perbedaan yang amat jauh tapi jika kita tidak hati-hati maka kita menjadi pasrah. pasrah berarti meneriman sesuatu tanpa hasil usaha, sedangkan ikhlas kita menerima apapun hasil yang kita dapatkan setelah kita melakukan usaha, suatu makna yang dalam . walaupun begitu mungkin pengertian ikhlas bisa jadi tidak saman antara manusia satu dengan lainnya.
keikhlasan merupakan wilayah tertinggi didalam dunia tassawuf, sebagaimana yang tertulis didalam Al-Qur'an Q.S Shad[83] : 82-83 dimana artinya bahwa iblispun takut kepada orang-orang yang mukhlis (ikhlas), kitapun bertanya kenapa bukan orang-orang yang rajin shalat, rajin puasa , rajin sedekah dll, tapi kenapa orang-orang yang ikhlas. disinilah mengapa bahwa untuk orang-orang yang ikhlas hanya ALLAH SWT yang tahu.
Sebenarnya keikhlasan dimulai dari niat kita, sebagai contohnya sebelum kita shalat kita niat dulu, apa niatnya Lillahi Ta'ala (ikhlas) sebelum berpuasa niatnya Lillahi Ta'ala (ikhlas) jadi segala sesuatunya kita niatkan hanya kepada ALLAH bukan hanya untuk surga dan neraka ataupun pahala. niat adalah ruh amal dan ikhlas adalah inti amal.sedangkan ikhlas itu sendiri memiliki tingkatan-tingkatannya sendiri-sendiri, manusia berbeda tingkatan-tingkatannya antara yang satu dengan yang lainnya walaupun tidak menutup kemungkinan jika ada yang sama.
jadi sudahkan kita menjadi manusia yang ikhlas ?? bagaiman melatih diri menjadi manusia yang ikhlas ??? latihan-latihan untuk menjadi ikhlas banyak jenisnya dan merupakan latihan yang tidak gampang banyak godaannya , banyak buku-buku yang membahas latihan-latihan riyadhah dan mujahadah agar kita bisa menjadi lebih ikhlas seperti buku ihya' ullumuddin karangan imam Ghazali, buku qut al-qulub karangan abu thalib al-Makki (dalam bahasa indonesia judulnya nutrisi hati), kitab al-hikam karangan imam Ibn Atha'illah dll.
mohon maaf bila ada yang tidak berkenan.
wassalam

Rery Indra
www.reryindra.blogspot.com

Sunday, August 17, 2008

Perjalanan Seekor Kupu-kupu

Sebelum menjadi seekor kupu-kupu yang indah maka seekor ulat akan menjalani fase kepompong, disini proses dari sekeor ulat yang jelek dan kotor akan berubah menjadi kupu-kupu yang indah akan melalui proses kepompong.
demikian juga seorang manusia, dia akan berubah dari seorang manusia yang penuh dosa akan berubah menjadi seorang yang indah seperti kupu-kupu juga akan mengalami proses kepompong juga, demikian juga seorang pengusaha sebelum menjadi pengusaha sukses maka dia akan mengalami proses kepompong, sebagai contoh adalah baginda Rasul, sebelum diangkat menjadi rasul beliau juga memasuki fase kepompong juga yaitu beliau berkhalwat didalam gua hira, ini adalah fase kepompong dari baginda Rasul kita, nah kalau didalam dunia usaha apakah fase kepompong itu !!! inilah yang dinamakan proses, pada saat kita berusaha menjalankan suatu usaha kita akan mengalami proses naik-turun , utung-bangkrut dsb inilah fase kepompong para pengusaha itu, banyak dari para pengusaha mengalami fase kepompong yang tidak ringan, contohnya adalah kolonel sanders, berapa banyak yang menolak resep ayam yang ditawarkan tapi dia tidak pernah menyerah, sampai akhirnya sekarang kita tau bahwa KFC merupakan salah satu waralaba terbesar didunia demikain juga dengan Thomas Alfa Edison, dia mengalami kegagalan sampai ribuan kali tapi akhirnya dia dapat menciptakan bola lampu dan disusul dengan penemuan2 lain.
Bagaimanakah dengan kita apakah kita sudah memasuki fase kepompong, dan siapkah kita memasuki fase kepompong kita, hal-hal apa saja yang harus kita siapkan !!!.
selamat berusaha, mohon maaf bila tidak berkenan.

Rery Indra
TNM-E20